Good ebening wahai pembaca Gudang Bedil yang budiman. Baru-baru ini muncul sebuah berita yang mengejutkan pasca kekalahan melawan Liverpool (yang tidak mengejutkan), Nacho Monreal kabarnya akan diboyong oleh Real Sociedad sebelum bursa transfer di Liga Spanyol berakhir, yaitu pada tanggal 2 September waktu setempat.

Hal ini tentu saja mengejutkan karena nama Monreal sebelumnya tidak terhembus sebagai salah satu pemain yang ingin dilego Arsenal. Tidak seperti Elneny dan Mustafi, jasanya masih dirasa berguna untuk Emery.

Buktinya, tiga pertandingan awal ini ia selalu menjadi starter dan bermain cukup baik pula. Apalagi sang pemain baru, Kieran Tierney, masih dibalut cedera, sementara sulit membayangkan Kolasinac bermain prima jika tidak menggunakan formasi tiga bek dan ia sebagai sayap kirinya.

Tuan Konsisten, itu julukan pemain yang bergabung pada bursa transfer musim dingin 2013, karena ia jarang memberikan penampilan di bawah standar, meski kini umur memang tidak bisa berbohong. Beberapa kali terlihat ia kesulitan melawan lawan lincah dan berkecepatan tinggi akhir-akhir ini.

Di sini saya mencoba untuk melihat apa pro dan kontra akan kepergian Nacho Monreal dari Arsenal. Langsung saja simak di bawah ini!

Tak jarang Monreal memberikan gol penting.

Pro

Usia sudah tua

Monreal kini sudah berusia 33 tahun dan berulang tahun ke-34 pada Februari 2020. Untuk ukuran seorang pemain sepak bola, jelas ia sudah uzur, apalagi jika sebagai bek kiri yang harus rajin naik turun lapangan untuk menyerang dan bertahan.

Faktor umur pun sudah sering terlihat ketika ia sering kalah lari melawan pemain lincah, contohnya ketika Salah mencetak gol ketiga Liverpool akhir pekan lalu, ia kesulitan mengejarnya – walau tentu itu sebagian besar adalah kesalahan David Luiz.

Kontrak habis tahun depan

Kontrak Monreal saat ini hanya tersisa kurang dari setahun dan akan habis Juli 2020. Itu artinya kita harus melepasnya secara gratis pada akhir musim nanti. Arsenal sendiri pasti sungkan untuk memperpanjang kontraknya, mengingat alasan pertama di atas.

Jadi, ketika Real Sociedad mengetuk pintu untuk membelinya, bisa saja Arsenal yang kini tengah dalam proses peremajaan tergiur untuk menguangkan Monreal. Uang ini nantinya bisa menjadi sebagian modal mencari bek kiri baru atau memperkuat lini lain dengan pemain muda.

Perlu diingat juga dalam sebuah wawancara, Direktur Sepak Bola Raul Sanllehi sempat mengatakan bahwa kebijakan transfer Arsenal saat ini salah satunya adalah mencegah pemain untuk mengulur kontraknya hingga tahun terakhir. Jika pemain sudah mencapai dua tahun terakhir dari kontraknya, keputusan harus ditentukan apakah diperpanjang atau dijual (supaya tak terjadi kasus seperti RvP, Alexis, dan Ramsey).

Nah, Monreal sendiri tampaknya adalah kasus spesial, mungkin karena faktor umur. Ia tetap dipertahankan meski sudah memasuki dua tahun terakhir pada musim lalu. Jika mengikuti kebijakan Sanllehi di atas, maka tak heran jika Monreal dilepas musim ini.

Monreal ingin pulang ke kampung halaman

Menjelang pensiun ada kalanya seorang pemain ingin kembali ke kampung halamannya untuk mulai menata kehidupan pascapensiun. Hal itu mungkin yang sedang dipertimbangkan oleh Monreal dan keluarganya.

Kembali ke Spanyol akan membantu mengatur hidupnya yang masih panjang selepas bermain bola secara profesional. Ia bisa mempersiapkan rencana jangka panjang untuk keluarganya, yang akan memasuki fase baru.

Tentu saja beda soal jika Monreal masih melihat dirinya tetap bermain hingga akhir 30-an.

Monreal bisa mendapatkan tawaran lebih bagus daripada ketika menjadi free agent

Ketika dirimu sudah berumur dan tidak terikat kontrak dengan klub lain, kekuatan tawarmu akan semakin kecil. Pemain dan sang agen tidak bisa menggunakan gaji saat itu untuk dibandingkan, karena memang mereka tidak bergaji. Jadi bisa saja gaji yang didapatkan sang pemain jauh lebih kecil dari yang ia dapatkan di klub sebelumnya, yaitu Arsenal.

Dengan pergi sekarang, Monreal punya kekuatan tawar lebih karena ia masih terikat kontrak dengan Arsenal yang notabene memberikan gaji lebih besar daripada rata-rata klub Liga Spanyol pada umumnya (kecuali dua raksasa Barcelona dan Real Madrid pastinya).

Setidaknya tak terlalu jauh lah. Kembali lagi ke alasan di atas, ini juga memudahkan ia beradaptasi dengan masa pascapensiun.

Terlalu banyak kenangan di dalam sebuah gambar.

Kontra

Tierney masih cedera

Meski menjadi salah satu pemain baru dengan kemampuan bagus, Kieran Tierney hadir sembari dibekap cedera (turun bero). Ia diperkirakan baru bisa berlatih penuh Oktober nanti, belum lagi perjalanan menuju kebugaran, mungkin ia baru bisa menghadirkan performa terbaik pada Desember.

Hal itu membawa kita ke masalah di bawah.

Kolasinac tidak konsisten

Meski berposisi alami sebagai bek kiri, Sead Kolasinac lebih nyaman dalam menyerang daripada bertahan. Ia harus mengandalkan rekan setimnya untuk mengisi posisinya ketika ia membombardir lini pertahanan musuh.

Tak jarang, ketika mengandalkan formasi empat bek dan mendapatkan serangan balik, Kola berada jauh di depan dan kesulitan untuk mengamankan lini belakang Arsenal. Marking-nya pun tidak seandal Monreal.

Jika Monreal minggat, maka hingga Desember nanti tinggal Kolasinac saja anggota tim senior berposisi bek kiri yang tersedia. Ini akan membatasi Emery dalam membuat taktik dan merotasi pemainnya.

Kehilangan pemain versatile

Monreal tak hanya bisa mengisi posisi bek kiri saja, tetapi ia juga mampu menjadi bek tengah sisi kiri ketika Arsenal menggunakan tiga bek sentral. Bahkan, ketika sedang apes dan Arsenal tidak memiliki bek tengah lagi, ia sempat mengisi bek tengah di formasi dua bek tengah.

Sama seperti yang sempat disebut di atas, jika Monreal pergi dan Arsenal menggunakan formasi tiga bek, maka Emery harus mencari pemain lain untuk mengisi bek tengah sebelah kiri.

Coba deh baca: Tebak-tebak kapten Arsenal

Itulah pro dan kontra jikalau Monreal harus pergi. Sejauh ini, kabar yang beredar adalah Real Sociedad sudah begitu yakin akan mendapatkan targetnya. Semoga saja ini bukan keputusan yang akan menghantui kita musim ini dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

Yah, mana tahu Sanllehi mengeluarkan sihirnya lagi dan meneken persetujuan tersembunyi untuk mendapatkan talenta-talenta terbaik Sociedad. Mana tahu…

Jika Nacho Monreal benar-benar pergi, saya hanya bisa mengatakan: Gracias la cabra!

Leave a Reply